Indeks Wall Street melemah pada Rabu (24/9/2025) menyusul pernyataan Jerome Powell, Chairman The Fed, yang memicu sentimen negatif, terutama di sektor teknologi AI. Powell menyebutkan perlambatan pertumbuhan ekonomi AS sementara inflasi tetap tinggi. Komentar Powell mengenai risiko inflasi jika suku bunga dipangkas terlalu cepat mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga. Investor memperhatikan data PDB dan inflasi mendatang serta kemungkinan government shutdown pada Oktober. Di Eropa, indeks bervariasi dengan penurunan Ifo Business Climate Jerman. US 10-year Bond Yield naik, harga emas stabil, dan minyak mentah menguat.
Sentimen Negatif The Fed dan Dampaknya pada Wall Street